Selasa, 08 Maret 2011

KATA-KATA BIJAK


Dan carilah kepada apa yang telah dianugrahkan Allah kepadamu ( kebahagiaan ) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari ( kenikmatan) duniawi, dan berbuat baiklah ( kepada orang lain ) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di ( muka ) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang – orang yang berbuat kerusakan ( QS. Al-Qashash:77 )

Wahai anak adam, engkau seorang tawanan didunia ini. Engkau rela dengan kelezatannya yang akan habis. Kenikmatannya yang akan sirna, dan kerajaannya yang akan berakhir. Janganlah mengumpulkan dosa-dosa untuk dirimu dan benda untuk keluargamu. Kalau engkau wafat kau bawa dosa-dosa kekuburanmu dan meninggalkan harta kekayaanmu untuk keluargamu (ahli waris). (al-iman Hasan al-bashri)

Lima hal yang dapat memanjangkan umur dalam kebahagiaan, yaitu: melaksanakan silaturahmi, berbakti kepada orang tua, bersedekah dengan dirahasiakan, sholat tengah malam (tahajjud), dan banyak berdoa. ( Ulama )

Barangsiapa meremehkan kedudukan penguasa, maka ia akan kehilangan kepentingan dunianya. Barang siapa meremehkan peranan ulama, maka ia akan kehilangan agamanya. Dan barang siapa meremehkan kawan-kawannya, maka dia akan kehilangan kesempurnaan kemanusiaannya. ( Arif bijak )

Jangan berkawan akrab dengan lima orang :

1.    Orang fasik (tidak takut kepada allah dan tidak malu kepada manusia)
2.    Orang kikir (selalu mengecewakan saat dibutuhkan bantuannya)
3.    Pembohong (tidak bias diharapkan kebaikannya dan tidak aman dari kejahatannya)
4.    Dungu emosional (dia ingin member manfaat dan ternyata madharat);
5.    Pemutus silaturahmi (dilaknat allah dalam Al-Quran). (Ulama)

Tunaikanlah amanat terhadap orang yang mengamanatimu, dan janganlah berkhianat terhadap orang yang menghianatimu. (HR. ahmad dan Abu Dawud)

Tidak ada kesempurnaan akal yang melebihi perencanaan yang baik dan matang. Dan tidak ada kedudukan yang lebih tinggi dari akhlak yang mulia (akhlakul karimah). (Ulama)

Tiga hal yang membahayakan umat:
1.    Mencintai harta yang berlebih-lebihan dan menjadikan kesenangan dunia sebagai tujuan (hedonism),
2.    Sangat mencintai kedudukan dan saling merebut kekuasaan,
3.    Ulama mendatangi penguasa, sedangkan penguasa kurang memerlukan peranan ulama. (Ulama)

Kaitkanlah ilmu yang anda miliki dengan bersikap tenang, rendah hati (tawadhu’) bijaksana, dan selalu menjaga diri. Jangan menentukan harga dan menetapkan tariff atas ilmu anda. (Ulama)

Sifat-sifat dan akhlak yang induk (pokok) dan utama dalam ajaran islam ialah: bijaksana, berani, menjaga kehormatan, dan adil. Ada pun sifat-sifat dan akhlak lain yang baik hanyalah cabang-cabang dari sifat-sifat dan akhlak yang empat ini. (Ulama)   

Menghemat belanja merupakan separo pendapatan, mencintai orang lain adalah separo akal, dan bertanya dengan baik adalah separo ilmu (ulama).

Seorang arif bijak (hakim) ditanya “Berapa banyak sifat tercela (aib) yang anda dapati pada anak adam? “Ia menjawab ;”terlalu banyak untuk bias dihitung, tetapi aku dapati bahwa suatu hal bila digunakan ia pasti dapat menutupi seluruh aib yang disandangnya. Itulah menjaga lidah.
Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara di ada permusuhan, seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar. (QS. Fushshilat : 34-35)


Apabila anda membeli pakaian baru, sedekahkanlah pakaian anda yang lama yang masih layak pakai (ulama).

Kejahilan dan kedunguan meliputi enam sifat :

1.    Terlalu percaya (baik sangka) terhadap semua orang
2.    Marah-marah tanpa alas an
3.    Suka membuka rahasia diri dan rahasia orang lain
4.    Berbicara yang tidak bermanfaat
5.    Memberi sesuatu yang tidak pada tempatnya
6.    Tidak bias membedakan kawan dan lawan (Arif bijak)

Kebaikan iman itu dengan beramal saleh, Kebaikan hati ialah dengan niat, dan niat yang baik ialah bila dilandasi oleh keikhlasan Karena Allah (ulama)

1 komentar:

  1. seseorang yang pandai mengambil keputusan yang baik, itulah orang yang bijak

    BalasHapus