Senin, 07 Maret 2011

Reformasi Birokrasi

Reformasi Birokrasi pada suatu lembaga dilaksanakan dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good  governance), hal ini merupakan langkah yang strategis dalam upaya membangun aparatur pemerintah/negara agar lebih berdaya guna dan berhasil guna dalam melaksanakan tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional. Latar belakang  dilaksanakannya reformasi birokrasi adalah karena adanya praktek korupsi, kolusi dan nepotisme yang masih terus berlangsung, tingkat kualitas pelayanan publik yang belum mampu memenuhi harapan publik, tingkat efisiensi, efektifitas dan produktivitas yang belum optimal dari birokrasi pemerintah, tingkat transparansi dan akuntabilitas birokrasi pemerintahan yang masih rendah dan tingkat disiplin dan etos kerja pegawai yang masih rendah.
Reformasi Birokrasi merupakan upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan terutama menyangkut aspek- aspek  :
1. Kelembagaan (organisasi)
2. Ketatalaksanaan (business process)
3. Sumber daya manusia aparatur 

Tujuan umum dari reformasi birokrasi adalah membangun profil dan perilaku aparatur negara dengan :
  1. Integritas tinggi
  2. Produktivitas tinggi dan bertanggung jawab
  3. Kemampuan memberikan pelayana prima

Adapun tujuan khusus dari reformasi birokrasi adalah membentuk :
  • Birokrasi yang bersih
  • Birokrasi yang efisien, efektif dan produktif
  • Birokrasi yang transparan
  • Birokrasi yang melayani masyarakat
  • Birokrasi yang akuntabel

Strategi implementasi reformasi birokrasi :
  • Membangun kepercayaan masyarakat
  • Membangun komitmen dan partisipasi
  • Mengubah pola pikir, budaya dan nilai-nilai kerja
  • Memastikan keberlangsungan berjalannya sistem dan terjadinya perubahan
Sasaran reformasi birokrasi adalah mengubah pola pikir (mind set) dan budaya kerja (culture set) serta sistem manajemen pemerintahan. secara khusus mencakup tentang kelembagaan (organisasi), budaya organisasi, ketatalaksanaan, regulasi-deregulasi birokrasi dan sumber daya manusia.

kunci dari keberhasilan reformasi birokrasi tidak terlepas dari  kerjasama, dukungan dan partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi jalannya roda pemerintahan. sehingga dengan adanya pengawasan dari masyarakat, kritik dan masukan dari masyarakat sehingga kualitas pelayanan aparatur pemerintah dapat terus diperbaiki. 

Kunci sukses untuk mencapai perubahan pola pikir, budaya dan nilai-nilai kerja dari aparatur pemerintah/negara berupa komunikasi atau sosialisasi baik internal kepada birokrat maupun eksternal kepada masyarakat, sehingga perubahan yang diharapkan dari masyarakat dapat diketahui. Secara mendasar harapan dari reformasi birokrasi adalah perubahan perilaku birokrasi sebagai pelaku utama, dan publik serta pemangku kepentingan lainnya sebagai pendukung serta pendorong perubahan. Proses dan hasil reformasi birokrasi adalah milik semua pihak. dengan demikian penting bagi pegawai di dalam organisasi dan pemangku kepentingan mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan perubahan yang terjadi seperti
  1. Apa yang berubah
  2. Mengapa harus berubah
  3. Kapan harus berubah
  4. Bagaimana cara berubah
Reformasi birokrasi yang berujung pada peningkatan kesejahteraan aparatur  pemerintah diharapkan dapat terlaksana dengan baik sehingga komitmen yang tinggi dari seluruh aparatur negara untuk menciptakan pelayanan yang baik kepada masyarakat dapat terwujud, begitupun juga sebaliknya cermin dari pemerintahan yang baik betul-betul dirasakan oleh masyarakat. Semoga agenda reformasi birokrasi memberikan perubahan yang mendasar terhadap pola pikir, kelembagaan/organisasi dan budaya kerja  aparatur pemerintah kearah yang lebih baik dapat terlaksana.

 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar